CRM untuk Perusahaan Logistik: Penawaran, Tarif dan Pelanggan Tetap
Dalam logistik, kecepatan memberi penawaran sering lebih menentukan daripada selisih harga beberapa persen.
Masalah utamanya adalah penawaran berulang
Pelanggan menanyakan tarif rute tertentu berkali-kali. Bila setiap penawaran dibuat dari nol di spreadsheet, waktunya lama dan harganya tidak konsisten antar staf.
Tata daftar tarif lebih dulu
- Tarif per rute, jenis layanan dan berat atau volume.
- Masa berlaku tarif dan siapa yang boleh mengubahnya.
- Biaya tambahan yang berlaku dan syaratnya.
- Tarif khusus per pelanggan kontrak.
Dengan daftar yang tertata, penawaran menjadi pekerjaan memilih, bukan menghitung ulang.
Pisahkan pelanggan transaksional dan kontrak
Pelanggan sekali kirim membutuhkan kecepatan. Pelanggan kontrak membutuhkan laporan berkala, pemantauan volume dan tinjauan tarif. Pipeline dan pengingatnya berbeda, jadi rancang keduanya secara terpisah dalam Zoho CRM.
Pertanyaan status adalah beban terbesar
"Barang saya di mana" adalah pertanyaan paling sering. Jawabannya biasanya ada di sistem operasional, bukan di CRM. Yang membantu adalah menyatukan riwayat percakapan dan status permintaan dalam satu antrean layanan, lalu menautkannya ke data operasional. Lihat layanan integrasi.
Angka yang mengubah keputusan
Waktu dari permintaan ke penawaran, tingkat penerimaan penawaran per rute, pelanggan yang volumenya menurun, dan keluhan berulang per penyebab.
Mulai dari penawaran
Perbaikan paling cepat terasa pada proses penawaran. Setelah itu baru perluas ke layanan pelanggan.
