Kapan Anda Butuh Aplikasi Kustom di Zoho Creator
Tidak semua proses bisnis cocok dengan aplikasi siap pakai. Zoho Creator memungkinkan Anda membangun aplikasi sendiri dengan sedikit kode. Pertanyaannya: kapan itu pilihan yang tepat, dan kapan sekadar berlebihan.
Apa itu Zoho Creator
Zoho Creator adalah platform low-code untuk membangun aplikasi bisnis: formulir, alur persetujuan, laporan dan dashboard. Sebagian besar dibangun dengan konfigurasi visual, dan logika khusus dapat ditulis dengan bahasa skrip Zoho yang disebut Deluge. Aplikasinya dapat tersambung dengan aplikasi Zoho lain.
Urutan pertimbangan yang sehat
- Apakah kebutuhan ini sudah dilayani aplikasi Zoho yang ada, dengan konfigurasi biasa?
- Bila belum, apakah bisa dilayani dengan custom module, field dan otomatisasi di aplikasi itu?
- Baru bila tetap tidak cocok, pertimbangkan aplikasi kustom.
Urutan ini penting karena aplikasi kustom adalah sesuatu yang harus dipelihara. Semakin sedikit yang Anda bangun sendiri, semakin sedikit yang perlu diperbaiki nanti.
Kapan aplikasi kustom masuk akal
- Proses inti Anda tidak punya padanan di aplikasi siap pakai, misalnya alur inspeksi lapangan, permintaan internal bertingkat atau pencatatan aset khusus.
- Anda sekarang menjalankannya dengan spreadsheet dan email, dan prosesnya stabil serta dipahami semua orang.
- Ada pengguna yang jumlahnya jelas dan hak aksesnya perlu diatur ketat.
- Data dari aplikasi ini harus bergabung dengan CRM atau pembukuan.
Kapan sebaiknya jangan
- Prosesnya belum disepakati dan berubah setiap minggu.
- Aplikasi Zoho yang ada sebenarnya sudah cukup, tetapi belum dikonfigurasi dengan baik.
- Tidak ada yang akan bertanggung jawab memeliharanya.
- Tujuannya hanya terlihat canggih.
Siapa yang memelihara?
Aplikasi kustom tidak selesai pada hari go-live. Akan ada permintaan perubahan, pengguna baru dan perbaikan. Tentukan sejak awal siapa pemiliknya di pihak Anda, di mana dokumentasinya, dan siapa yang membantu bila ada masalah. Kami memberikan dukungan ini lewat layanan pengembangan dan training dan support.
Mulai dengan versi kecil
Bangun satu alur yang paling sering dipakai lebih dulu, uji dengan pengguna nyata selama beberapa minggu, lalu tambahkan. Aplikasi yang tumbuh dari kebutuhan nyata hampir selalu lebih baik daripada yang dirancang lengkap di awal.
